Di Indonesia, pembelajaran dengan e-learning telah dilakukan oleh beberapa kampus, lembaga pendidikan dan start up pendidikan yang bekerjasama dengan perguruan tinggi. Salah satu kampus yang telah lama melakukan proses pembelajaran semacam ini adalah Universitas Terbuka (UT) Gorontalo.
Hadirnya e-learning telah memberikan rona positif bagi dunia pendidikan di Indonesia. E-learning diciptakan untuk membuka semua batasan ruang dan waktu agar setiap orang bisa memperoleh pendidikan yang layak. Tidak hanya itu, e-learning juga memiliki berbagai keunggulan dibandingkan pendidikan secara konvensional. Dengan berbagai keunggulan inilah, e-learning bukan sekedar pilihan no 2 dalam menempuh pendidikan, namun juga dapat disejajarkan dengan pendidikan konvensional yang bagi sebagian kalangan belum dapat disentuh karena keterbatasan ruang dan waktu.
Keunggulan e-learning
Dengan bermodalkan akses internet, pembelajaran pada e-learning menjadi lebih banyak menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, animasi dan video yang lebih mudah diserap dibandingkan sekedar proses belajar mengajar konvensional. Fasilitas multimedia merupakan media atau sarana yang ampuh dalam menyampaikan isi bahan ajar sehingga mudah diserap peserta didik:
Selain bagi peserta didik, e-learning juga memudahkan guru atau dosen atau instruktur dalam memberikan pemaparan yang lebih fokus, mengena dan menarik minat peserta didik. Sebuah video yang ditayangkan akan lebih menempel di otak peserta didik daripada memberikan contoh yang hanya dipaparkan secara lisan. Dengan adanya fasilitas multimedia ini, instruktur juga tidak perlu membuat slide atau handout panjang lebar sehingga materi yang disampaikan bisa lebih terarah.
Inilah yang saya alami saat melakukan proses belajar di HarukaEdu untuk program Technopreneurship. Pemaparan Buku Steven Johnson mengenai lahirnya sebuah ide menjadi lebuh mudah dicerna dengan memanfaatkan fasilitas multimedia berupa animasi gambar.
2. Tidak terbatas waktu dan tempatBelajar dengan E-learning semakin mudah karena peserta didik tidak perlu disibukkan dengan rutinitas harian dalam kelas. Peserta cukup membuka akses e-learning via internet lalu menyimak materi yang disajikan dari mana saja. Tidak hanya itu, proses pembelajaran juga dapat dilakukan kapan saja, disesuaikan dengan keluangan waktu yang ada. Hal ini bisa dilakukan karena materi yang diunggah oleh instruktur tidak harus langsung disimak hari itu juga. Peserta didik dapat menyimaknya satu, dua, atau tiga hari kemudian sesuai dengan keluangan waktu yang ada.
Jadi, E-learning sangat bagus bagi sistem pendidikan kita, karena dengan metode E-learning ini, kita bisa membuat suasana pembelajaran jauh lebih seru dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Komentar
Posting Komentar